Perusahaan Biotech Indonesia Raih Penghargaan LEPRID

Perusahaan Biotech yang bergerak dibidang e-cigarette pertama di Indonesia juga sukses mencetak rekor lain sehingga mendapat penghargaan LEPRID”

Jakarta (ANTARA) – Sebagai Perusahaan Biotech MOVI dan PT. Puff Sains Lab sukses melahirkan inovasi di bidang e-cigarette yang meraih penghargaan LEPRID (Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia).

Inovasi tersebut berupa jenis garam nikotin baru yang diberi nama Nicsal99+.

Director MOVI, Ferdinand dalam keterangan tertulis, Jumat, menjelaskan dalam menciptakan produk, MOVI dan PT. Puff Sains Lab selalu berpatokan pada inovasi dengan berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi berstandar Internasional.

Tak kalah pentingnya, inovasi tersebut dikerjakan sendiri oleh anak bangsa dengan mengutamakan sumber daya alam Indonesia.

“Untuk mewujudkan hal tersebut kami mempunyai fasilitas berdasarkan standar farmasi kelas A yang saat ini belum dimiliki oleh produsen lain di Indonesia dan kami berhasil mendapatkan paten tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat Internasional,” tutur Ferdinand.

Perusahaan Biotech yang bergerak dibidang e-cigarette pertama di Indonesia juga sukses mencetak rekor lain sehingga mendapat penghargaan LEPRID. Rekor tersebut mencakup:

  1. Memiliki dan menggunakan standard perusahaan farmasi kelas A.
  2. Memiliki berbagai paten yang telah disetujui di Indonesia, China, USA, dan Eropa.
  3. Menemukan dan memproduksi nicotine salt.
  4. Menciptakan e-liquid herbal (non-nicotine) untuk kesehatan yang bisa dikonsumsi melalui sistem penguapan (vaporizer).

“Kami menciptakan terobosan baru di Industri E-Cigarette ini dengan penemuan e-liquid herbal non nicotine yang bisa dikonsumsi melalui sistem penguapan (vaporizer). Kami juga sangat berterima kasih atas penganugerahan yang diberikan oleh LEPRID yang membuktikan bahwa sudah saatnya produsen Indonesia juga berkiprah di dunia Internasional,” tutur Ferdinand.

Penghargaan LEPRID langsung diserahkan oleh Ketua Lembaga LEPRID, Paulus Pangka.

“Penemuan dan paten dari perusahaan itu sudah sejak 2019. Dan ini sangat berkontribusi. Karena ada cukai dari industry HTPL sebesar Rp700 miliar di 2020 yang disumbangkan kepada negara,” kata Paulus Pangka.

Paulus juga menambahkan “Kedua perusahaan (PT. Puff Sains Lab dan MOVI) telah membawa Bangsa Indonesia ke tingkat Dunia dalam inovasi produknya. Padahal untuk masuk ke kancah tersebut sangat sulit, sehingga kami sangat mengapresiasi hal itu”.

MOVI yang didukung oleh PT. Puff Sains Lab merupakan perusahaan Biotech pemimpin di VNS (Vapor Not Smoke) teknologi dan ENDS (Electronic Nicotine Delivery System). Brand – brand liquid MOVI telah dikenal luas di kalangan millennials.

NICSAL99+ sendiri merupakan teroboson canggih di bidang nicotin halus tanpa sedak. Produk produk MOVI yang menjadi market leader di kelasnya antara lain adalah KUY, AFLO, KOMODO, SKCUB dan lainnya. Dalam waktu dekat MOVI akan meluncurkan inovasi terbaru lainnya yaitu freebase nicotin jenis baru dengan brand FB99+.

Pewarta : Ganet Dirgantoro
Editor : Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber Artikel : https://banten.antaranews.com/berita/194349/perusahaan-biotech-indonesia-raih-penghargaan-leprid

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *