Produk Alternatif dengan Risiko Lebih Kecil bagi Penikmat Nikotin

SEIRING meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan tren di industri rokok konvensional yang mulai beralih ke rokok elektrik memunculkan produk-produk alternatif dengan risiko lebih kecil kepada penikmat nikotin. Seperti diketahui asupan nikotin dari asap rokok menimbulkan risiko efek samping bagi kesehatan, karena mengandung lebih dari 250 zat berbahaya.

“Tinjauan baru kami memperkuat temuan bahwa e-Cigg hanya sebagian kecil dari risiko merokok, setidaknya 95% lebih sedikit berbahaya dan risiko yang dapat diabaikan bagi para pengamat. Namun lebih dari separuh perokok memiliki keyakinan yang keliru bahwa e-Cigg sama berbahayanya dengan merokok atau mereka tidak mengetahui soal ini,” ujar Kementerian Kesehatan Inggris (Public Health of England).

Public Health of England juga memperingatkan bahwa bahaya yang diakibatkan dari rokok konvensional 20 kali lebih besar dari rokok elektrik. “Banyak studi yang menunjukkan bahwa beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik berbasis uap (bukan asap) memberikan banyak benefit dan memperkecil risiko bagi konsumen. Dalam rangka mencari alternatif ini, MOVI (Ministery of Vape Indonesia) Bersama PT PUF Sains Lab telah mengadakan riset selama 2 tahun belakangan melalui teknologi Low Pressure Low Temperature (LPLT) dan High Pressure Low Temperature (HPLT) untuk menemukan pengganti nikotin yang tepat, sehingga bisa membantu perokok beralih dari rokok konvensional kepada rokok elektrik,” jelas Dimasz Jeremia, CEO MOVI.

Kini MOVI (Ministery of Vape Indonesia) dan PT PUF Sains Lab mengembangkan jenis garam nikotin baru yang diberi nama NICSAL99+. Tidak seperti garam nikotin lain, NICSAL99+ memberikan sensasi tendangan yang jauh lebih halus dan nyaman di tenggorokan, sehingga dapat dipakai sebagai pengganti rokok konvensional sekaligus mengurangi risiko kesehatan konsumen dari asap rokok. Dimasz yang juga Penasihat Aliansi Vaper Indonesia menuturkan bahwa MOVI dan PUF Sains LAB ialah satu-satunya produsen natural extract tobacco yang menghadirkan sensasi kretek asli Indonesia dengan menggunakan ekstraksi tembakau lokal yang dibuat di lab MOVI sendiri.

Kesuksesan NICSAL99+ dibuktikan dengan jalinan kerja sama dengan merek e-liquid asal Amerika Serikat yaitu Five Pawns. CEO Five Pawns, Galvin Tucker, mengakui keunggulan dari NICSAL99+. Pada Juni ini, Five Pawns memberikan lisensi kepada MOVI untuk memproduksi e-liquid Five Pawns di luar California, USA, dengan menggunakan NICSALT99+. Five Pawns ialah merek legendaris dari California dan untuk pertama kali memberikan izin produksi e-liquid di luar fasilitas Five Pawn di Irvine, California.

“Indonesia adalah negara yang kaya. Tembakau dan cengkih kita diakui kualitasnya, tetapi sangat disayangkan merek dan produk rokok elektrik yang beredar di Indonesia kebanyakan berasal dari luar negeri,” tutur Dimasz. Hingga saat ini banyak komoditas Indonesia yang diekspor dalam bentuk mentah, kemudian dijual kembali ke dalam negeri dengan harga mahal. Untuk menjadi negara maju, lanjutnya, Indonesia membutuhkan engineering dan science know how. (RO/OL-14)

Sumber Artikel : https://mediaindonesia.com/ekonomi/410189/produk-alternatif-dengan-risiko-lebih-kecil-bagi-penikmat-nikotin

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *